Perawatan Periferal
Karena
komputer adalah suatu alat yang mana bisa juga rusak seperti halnya dengan
alat-alat
yang
lainnya. Untuk itu kita perlu melakukan perawatan terhadap peripheral-periferal
pada PC
tersebut dengan menggunakan bahan-bahan pembersih yang sesuai
- Periferal komputer merupakan peralatan pendukung dari sebuah PC.
- Pada umumnya periferal dapat meliputi keyboard, mouse, monitor, dan printer.
- Pada umumnya periferal mengalami masalah yang disebabkan karena debu, percikan air, dan kotoran.
- Untuk pembersihkannya dapat digunakan peralatan dan bahan yang sederhana seperti :
Kuas
merupakan
peralatan yang digunakan untuk membersihkan debu atau kotoran yang tertinggal
dalam periferal
Penyedot Debu Mini
Penyedot debu mini hampir sama dengan kuas yang digunakan
untuk menghilangkan debu. Namun penyedot debu lebih mudah dan lebih bersih.
Kain kering atau tisu
digunakan untuk membersihkan
kotoran cair yang mungkin akibat softdrink, tinta atau air hujan yang
masih segar atau belum mengering.
- Kain kering atau tisu digunakan untuk membersihkan kotoran cair yang mungkin akibat softdrink, tinta atau air hujan yang masih segar atau belum mengering.
- Tisu atau kain kering Kotoran cair sangat berbahaya jika tidak segera dibersihkan karena jenis kotoran ini dapat menghantarkan arus sehingga dapat mengakibatkan hubungan pendek atau kerusakan pada periferal.
- Tisu juga dapat digunakan untuk memperlancar aliran tinta pada cartridge printer injek, karena sifatnya yang mudah menyerap cairan.
- Sedangkan cairan pembersih digunakan untuk membersihkan noda atau kotoran yang sudah mengering seperti percikan dari tinta printer. Digunakan pada layar monitor, casing, body monitor, dan body printer.
Troubleshooting pada periferal
akibat kurang menjagakebersihan komponen
- Debu merupakan salah satu jenis kotoran yang terdapat pada periferal komputer.
- Debu dapat masuk kedalam komponen yang berada di luar atau akibat dari fan yang menyedot udara.
- Debu-debu ini akan sangat mengganggu fungsi dari sebuah periferal, karena debu dapat menghalangi arus listrik.
- Tinta atau kotoran cair yang berasal dari minuman juga sangat sering terjadi dan menyebabkan masalah pada periferal komputer.
- Berikut jenis masalah yang timbul pada beberapa periferal komputer :
- Keyboard
- Debu merupakan salah satu jenis kotoran yang terdapat pada periferal komputer. Debu dapat masuk kedalam komponen yang berada di luar atau akibat dari fan yang menyedot udara.
- Debu-debu ini akan sangat mengganggu fungsi dari sebuah periferal, karena debu dapat menghalangi arus listrik.
- Tinta atau kotoran cair yang berasal dari minuman juga sangat sering terjadi dan
menyebabkan masalah pada periferal komputer.
2. Monitor
- Debu ini akan menghambat putaran fan jika telah menempel pada poros dari fan tersebut
- Debu pada monitor akan membuat layar buram dan jika debu tersebut sudah menempel pada layar kemudian cara membersihkannya tidak benar dapat menggores layar monitor.
- Selain pada layar, debu juga dapat menutupi fentilasi udara pada monitor yang akan menimbulkan panas yang berlebihan pada monitor
- Untuk kotoran cair yang masuk ke dalam monitor dapat mengakibatkan kerusakan monitor.
3. Fan
- Debu pada fan sangat sering dijumpai jika periferal komputer terletak pada ruang terbuka atau banyak debu, karena debu ini akan tersedot oleh fan casing maupun fan periferal yang lain.
- Debu ini akan menghambat putaran fan jika telah menempel pada poros dari fan tersebut.
4. Printer
- Printer merupakan periferal komputer yang sangat rawan terkena kotoran baik cair maupun debu.
- Untuk debu akan berakibat roller pemutar kertas menjadi terhambat hal ini terjadi jika debu sudah menumpuk terlalu banyak.
- Sedangkan untuk kotoran cair disebabkan oleh tinta yang tumpah. Selain akan mengotori printer, tinta dapat mengotori head atupun catridge.
- Perlu diketahui bahwa catriadge merupakan komponen yang sangat rawan, sehingga trouble yang paling parah adalah catridge mati merupakan kasus yang sering terjadi akibat tinta yang berlebihan.
5. Mouse
- Mouse merupakan periferal paling rawan terhadap debu, terutama mouse yang masih menggunakan bola.
- Mouse bersentuhan langsung dengan alas (mousepad) dimana alas tersebut merupakan sumber debu.
- Jika debu telah banyak yang menempel pada mouse, maka gerakan bola tidak normal, dapat dilihat dari gerak kursor yang meloncat - loncat ataupun dirasa sangat lambat, hal ini akan membuat mouse sulit diarahkan.
Melakukan Perawatan Periferal
- Untuk melakukan pembersihan komponen pada periferal harus melalui cara atau prosedure tertentu.
- Prosedur yang diambil harus disesuakan dengan jenis periferal dan kotoran yang berada pada periferal tersebut.
- Berikut langkah-langkah pembersihan komponen periferal :
Membersihkan keyboard dari debu
dan kotoran:
Gunakan kuas kecil atau v acuum
cleaner dengan ujung sikat yang kecil dan sempit. Sehingga debu atau kotoran
dapat mudah tersedot
Prosedur membersihkan mouse dari debu :
- Gunakan lap dan cairan pembersih kotoran atau debu yang menempel pada bola maupun poros pada mouse.
- Cairan pembersih digunakan jika kotoran atau debu yang menempel pada bola atau poros susah dihilangkan.
Prosedur membersihkan monitor
Gunakan kuas kecil atau vacum cleaner dengan ujung sikat
kecil untuk membersihkan debu . Untuk membersihkan monitor dari kotoran cair
yang menempel pada layar, gunakan cairan pembersih kemudian dilap dengan kain
kering. Terutama pada bagian sudut dari layar.
Prosedur membersihkan printer
- Permasalahan pada printer sering diakibatkan oleh tinta yang tumpah dan debu yang menghambat pada roller pemutar kertas.
- Untuk tinta yang menempel pada body atau case printer cukup dibersihkan dengan kain lembab.
- Sedangkan untuk tinta yang meluap atau tumpah pada bagian dalam perlu digunakan tisu y ang lembut dan mudah meresap cairan.
- Pada head print perlu kehati-hatian dalam mengusapkan tisu, jangan pernah menyentuh mata head dengan tangan karena akan membuat korosi pada mata head printer.
Korosi pada Periferal Komputer
- Korosi pada komponen periferal komputer jarang sekali terjadi, umumnya hanya terjadi pada printer.
- Dikarenakan bahan dari periferal komputer umumnya terbuat dari bahan anti korosi.
- Sehingga untuk jenis korosi pada periferal komputer hanya berupa: korosi pada logam, biasanya terletak pada mat head atau konektor yang diakibatkan tersentuh oleh tangan yang berkeringat.
- Korosi ini akan berakibat mengurangi daya hantar konektor sehingga dapat mengganggu periferal.
Masalah Habuk
- Habuk berbentuk partikel-partikel halus yang terapung-apung di udara
- Habuk ini terdapat berbagai jenis dan termasuklah asap rokok
- Partikel-partikel asap boleh mengakibatkan jangka hayat komputer akan kurang Jenis-jenis habuk
- Yang lain pula termasuklah habuk dari udara dan habuk dari serangga-serangga yang masuk ke dalam komputer kita.
Cara Perawatannya sebagai berikut :
- Pastikan PC dalam keadaan Mati tidak ada listrik yang tersambung kepower Supply.
- Buka Lah Cassing dengan peralatan yang telah disediakan.
- Lakukan pembersihan pada bagaian periferal dalam PC tersebut ( CPU) dengan menggunakan kuas yang halus dengan cara hati-hati pada bagaian dimana yang terdapat kotoran-kotororan yang dapat mengakibatkan korosi.
- Lepaslah bagain periferal yang banyak habuknya untuk dibersihkan diluar bila tidak memungkinkan untuk dibersihkan secara langsung ( seperti Kipas , pendingin prosessor, VGA Card, Hard Disk dan sound Card Powersupplay)
Memeriksa perawatan periferal :
- Tool yang digunakan untuk mengecek periperal
Windows banyak menyediakan tool
untuk mengecek periferal yang terpasang dalam komputer walaupun banyak juga
tool yang disertakan dari vendornya untuk mengecek periferal tersebut.
Berikut beberapa tool yang
digunakan untuk mengecek periferal
1.) Device Manager
Device manager digunakan untuk
mengetahui keadaan secara menyeluruh. Untuk menampilkannya: klik kanan
pada my computer properties, kemudian pilih tab hardware device manager
- Dari
tampilan Device manager dapat diketahui semua hardware yang terpasang pada Tool ini dapat digunakan untuk disable/enable hardware yang dipasang dan
juga untuk uninstall driver maupun update driver. Device manager juga dapat memberikan informasi apakah periferal tersebut sudah terinstall drivernya dengan baik atau belum. Apabila periferal tersebut belum terinstall dengan sempurna, maka akan terdapat simbol pada periferal tersebut.

2.) System Information
System
information digunakan untuk mengetahui informasi bagian hardware. Untuk memanggil tool ini klik start → program → acessories → system tools → system information. Akan didapatkan tampilan seperti :
Tool System information
- ini dilengkapi dengan fungsi cari yang berfungsi untuk memudahkan pencarian komponen dalam komputer.
- Selain itu tool ini dilengkapi juga dengan fasilitas yang mampu digunakan untuk mendiagnosa jaringan, hardware dan file system.
3.) DirectX
- Gambar ini menampilkan secara keseluruhan dari tool DirectX.
- DirectX mampu mendiagnosis system, display monitor, sound, music, input, dan network.
- Tool ini dilengkapi dangan feature-feature acceleration untuk meningkatkan performance dari
fungsi periferal.
- Tampilan tool DirectX terdiri dari tiga bagian yaitu Device, driver, feature dan note.
- Pada bagian device berisi nama dari periferal yang terpasang.
- Untuk driver berisi tentang driver yang dipakai meliputi versi dan vendor pembuatnya.
- Sedangkan untuk note adalah berupa log yang menerangkan kondisi dari periferal, apakah ada konflik atau tidak.
- Dengan tool DirextX dapat diketahui ada tidaknya trouble pada periferal yang terpasang.
- Tool ini sangat mudah digunakan untuk mengetes kemampuan resolusi monitor, kemampuan dukungan 3D.
4) Printer Tool
Tool yang digunakan untuk perawatan printer dapat menggunakan software dari vendornya Penjelasan dalam modul ini menggunakan printer dengan merk Canon MP 145 Series. Berikut tool yang digunakan untuk mendiagnosis printer.
Cleaning dan deep cleaning digunakan untuk membersihkan
head dari tinta yang menghambat jarum head printer. Perbedaan cleaning dan deep cleaning adalah dari kadar pembersihannya. Untuk deep cleaning lebih bersih dan lebih maximal dalam membersihkan jarum head printer
Nozzle check digunakan untuk mengecek pola dari head printer, cara ini
digunakan jika pola printer mengalami permasalahan.
Print Head alinggment digunakan
untuk memperbaiki posisi head
- printer jika mengalami penyimpangan. Jika posisi head tidak dibenahi maka dalam mencetak garis mengalami penyimpangan. Begitu juga untuk hasil cetakan warna ,jika tidak dilakukan pembenahan alignment-nya, kualitas warna akan menjadi jelek
- Customs Setting digunakan untuk operation mode printer dalam mengatur lama tidaknya waktu tunggu sampai tinta kering.Hal ini dimaksudkan untuk mengatur kecepatan mencetak untuk tiap lembarnya jika waktu pengeringan tinta di percepat,Namun hal ini akan berakibat kertas menjadi kotor karena proses pengeringan belum selesai, maka perlu ditambah waktu untuk melakukan pengeringan dengan menggeser slide bar kekanan maka waktu tunggu pengeringan tinta akan semakin lama atau lebih kering.
Perbaikan Periferal
1. Menyiapkan Perbaikan Periferal
Periferal komputer merupakan
peralatan pendukung dari sebuah PC.
Terkadang periferal tersebut tidak
bekerja sebagaimana fungsinya atau rusak, untuk itu perlu dilakukan perbaikan
pada periferal tersebut.
Sebelum melakukan perbaikan, perlu
disusun langkah- langkah persiapan perbaikan sebagai berikut :
- Mempersiapkan alat-alat bantu
yang digunakan untuk perbaikan,
- Mendiagnosa kerusakan-kerusakan
yang terjadi,
- Menemukan bagaimana cara melakukan
perbaikan periferal tersebut,
- Melakukan perbaikan periferal
2. Melakukan Perbaikan Periferal
1) Langkah-langkah melakukan perbaikan periferal :
Untuk melakukan perbaikan
periferal, perlu dilakukan diagnosa awal kerusakan pada periferal tersebut
Kemudian menentukan langkah-langkah perbaikan dengan baik, dan melakukan cek
ulang fungsi periferal tersebut untuk melihat hasil perbaikan tersebut.
a) Keyboard
Ada beberapa kerusakan yang kemungkinan terjadi
pada keyboard
yaitu :
1) Keyboard tidak terdeteksi oleh PC
- Kerusakan yang sering terjadi pada keyboard adalah tidak dikenalnya keyboard oleh komputer.
Pada saat proses
booting, tiba-tiba komputer macet dan muncul pesan kesalahan “Keyboard error
or no keyboard present”.
Pesan tersebut diartikan bahwa
pada saat proses booting, komputer tidak mendeteksi adanya keyboard.
Jika terjadi hal seperti tersebut
diatas, yang perlu dilakukan adalah :
- Matikan kembali komputer dan cek apakah kabel keyboard telah tertancap dengan benar ke portnya di CPU.
- Jika perlu lepas dan tancapkan kembali kabel keyboard tersebut untuk meyakinkan bahwa koneksi sudah tepat
- Jika komputer dihidupkan kembali, dan pesan kesalahan masih muncul, kemungkinan pertama adalah keyboardnya yang rusak.
- Coba dengan keyboard yang lain untuk memastikan bahwa keyboardnya yang rusak.
- Jika dengan mengganti keyboard pesan kesalahan masih tetap muncul, berarti bukan keyboard yang rusak. Tetapi bisa saja port keyboard di motherbord yang rusak.
2) Masalah kedua terjadi pada tombol keyboard
- Kerusakan lain yang sering terjadi pada keyboard adalah tombol keyboard sering macet untuk ditekan, tertekan terus.
- Hal itu mungkin disebabkan oleh debu yang sudah menumpuk di sela-sela tombol keyboard Untuk mengatasinya, perlu dilakukan pembersihan pada keyboard. Keyboard dapat dibersihkan dengan menyedot atau menyemprotnya dengan vacuum cleaner /kuas
- Dan juga dapat dibersihkan dengan menggunakan kain lap yang dibasahi dengan cairan pembersih atau alkohol. Ingat bahwa proses pembersihan harus dilakukan pada saat komputer mati dan keyboard dilepas dari portnya.
b) Mouse
Ada beberapa kerusakan yang
sering terjadi pada mouse yaitu :
- Mouse tidak terdetek si oleh PC
- Masalah yang sering terjadi pada mouse adalah mouse tidak dikenal oleh komputer. Pada saat proses booting, komputer memunculkan pesan bahwa windows tidak mendeteksi adanya mouse yang terhubung dengan komputer.
- Analisa pertama sehubungan dengan pesan tersebut adalah kabel mouse tidak terhubung dengan baik.
Untuk melakukan perbaikan prosedur yang dilakukan:
Matikan komputer. Cek apakah kabel mouse telah terpasang dengan benar.
Jika perlu lepas dan pasangkan kembali mouse tersebut untuk meyakinkan
koneksinya. Pada saat melepas dan
memasang mouse komputer
dalam keadaan mati agar
tidak terjadi konsleting. Setelah
itu hidupkan kembali komputer. Apabila pesan kesalahan masih muncul, lakukan
analisa selanjutnya.
Analisa kedua adalah kemungkinan rusaknya driver yang
menghubungkan sistem dengan mouse. Untuk
itu perlu melakukan pendeteksian ulang driver secara otomatis dengan
windows melalui device manager.
Langkah
yang dilakukan :
Klik kanan My Computer pada desktop windows Pilih properties>>Hardware>>Device
Manager,Maka akan muncul
kotak dialog seperti di bawah ini.Klik mouse tersebut dengan menggunakan
keyboard dengan bantuan
tombolTab.Hapus drive mouse yang lama dengan menggunakan tombol Remove. Setelah
itu restart ulang komputer. Jika sambungan dan driver mouse sudah benar
tetapi ternyata mouse tidak terdeteksi oleh windows, ada kemungkinan mouse
rusak. Atau kemudian coba dengan
mouse yang lain, apakah terjadi hal yang sama. Apabila masih tetap seperti itu, berarti port
PS/2 nya yang rusak.
- ) Pointer mouse yang sering meloncat-loncat
Pada kondisi ini, kemungkinan yang paling besar disebabkan karena kotornya
komponen bola mouse. Karena banyak
bersentuhan dengan mouse pad yang tidak selalu bersih. Langkah
untuk mengatasinya adalah :
Buka penutup bola mouse di bagian bawah dengan memutarnya 90 derajat,Keluarkan bolanya dan bersihkan dengan air
hangat atau alkohol serta sikat dengan kuas, lalu keringkan. Di bagian dalam mouse dapat diamati adanya
tiga buah roda. Dua lebar dan satu yang
kecil. Kotoran yang menempel pada komponen tersebut perlu dibersihkan. Demikian juga dengan kotoran yang menempel pada gerigi dan bantalan bola.
Lakukan pembersihan dengan hati-hati sehingga tidak merusak komponen-komponen
di dalamnya.
c) Fan
Beberapa masalah yang sering terjadi
- ) Fan pendingin mati
Masalah yang timbul komputer akan
cepat panas, sering hang, reboot
dengan sendirinya dikarenakan fan
pendingan mati.
Langkah – langkah perbaikan adalah:
- Memeriksa fan yang terdapat dalam casing komputer apakah kabel power sudah terpasang dengan baik.
- Bersihkan kotoran-kotoran yang ada didalamnya.
- Lepas penutup poros fan, serta diberi sedikit pelumas supaya gerakan fan tidak ada hambatan.
- Jika sambungan kabel power sudah benar dan fan sudah bersih dari kotoran tetapi masih tetap mati, kemungkinan besar fan rusak.
2. ) Bunyi fan yang berisik
Masalah yang lain adalah fan terlalu
berisik. Ketika komputer sedang digunakan, suaranya terdengar sangat berisik
sehingga sering mengganggu konsentrasi terhadap pekerjaan.
Untuk mengetahui dari mana asalnya suara
fan tersebut, langkah yang diambil :
Matikan komputer dan buka casing komputer lalu
hidupkan komputer dalam keadaan casing terbuka. Cek apakah mungkin
ada kabel yang menyangkut pada fan. Jika ada kabel
yang menyangkut pada fan, rapikanlah agar tidak mengenai fan.
d) Monitor
Monitor merupakan komponen output yang
digunakan untuk menampilkan teks atau gambar ke layar sehingga dapat dinikmati oleh pemakai.
Kerusakan yang sering terjadi :
- Pada saat proses booting komputer, tombol power yang terdapat pada monitor sudah ditekan tetapi monitor tetap gelap dan tidak mau menyala.
•
Jika masalahnya monitor tidak menyala, maka
prosedur yang dilakukan adalah :
-
Pastikan bahwa tombol power dalam keadaan ON.
-
Jika lampu indikator tidak menyala, lihat kabel
power baik pada monitor maupun yang ke
arah outlet listrik. Pastikan bahwa
pemasangan sudah benar.
-
Apabila tetap tidak menyala, gantilah dengan kabel
power lain.
•
Jika lampu indikator pada monitor hidup dan
berwarna orange atau berkedip-kedip, cek kabel video yang menghubungkan monitor
dengan CPU apakah sudah terpasang dengan baik dan benar. Pastikan sudah
terpasang dengan benar.
•
Apabila dengan pengecekan di atas masalah ini tetap
tidak teratasi berarti ada problem pada sinyal video board adapter CRT.
- Monitor menjadi gelap saat loading window
- Masalah lain yang bisa timbul adalah monitor menjadi gelap saat loading windows. Kemungkinan besar disebabkan karena setup driver untuk monitor tidak tepat.
- Yang sering
terjadi adalah karena dalam keadaan ON screen display setting, setting
frekuensi terlalu tinggi.
Untuk mengatasinya :
- Lakukan booting windows dalam keadaan safe mode dengan cara menekan F8 saat komputer loading windows.
- Lakukan instalasi ulang driver VGA Card. Setelah itu pilih jenis monitor yang cocok yang akan menentukan frekuensi maksimal yang akan ditampilkan oleh windows.
2. Ukuran tampilan
tidak sesuai dengan keinginan.
Masalah lain yang
bisa terjadi pada monitor adalah ukuran tampilan tidak sesuai dengan keinginan.
Terdapat font,
ikon, menu dan semua tampilan pada monitor yang terlalu besar atau malah terlalu
kecil. Hal tersebut
di atas berhubungan dengan resolusi monitor yang
mungkin terlalu tinggi ataupun terlalu rendah sesuai dengan selera
pengguna.Untuk mengubahnya,
bisa melalui display properties.
Caranya adalah :
Hal yg perlu anda
waspadai dan berusaha untuk tidak menyentuhnya ialah kabel dari fly-back yg
menjulur ke arah tabung monitor (baik keadaan monitor off apalagi sedang on),
gambarnya bisa anda lihat di bawah
- Fly-back memiliki 2 buah trimpot (bentuknya seperti putaran pengatur volume audio) untuk 15” kebawah, dan 3 buah trimpot untuk 17” keatas. Diantaranya; focus dan screen (berlaku juga untuk 3 trimpot).
Trimpot dengan
nama focus diadjust (diatur dengan diputar) guna mendapatkan gambar yang jelas,
sedangkan trimpot dengan nama screen diadjust guna mengatur terang-gelap
tampilan pada layar monitor, gambar bisa dilihat di bawah
ketika melakukan
adjust trimpot focus dan screen pada fly-back, monitor harus dalam keadaan on
untuk melihat langsung perubahan gambar.
3. Bercak kebiru-biruan pada sudut monitor.
- Pada salah satu atau beberapa sudut monitor, muncul bercak tidak berwarna atau warna kebiru-biruan yang cukup menganggu penampilan.
- Masalah ini sering disebabkan karena adanya medan magnet yang dihasilkan dari beberapa piranti elektronik tersebut.
- Untuk menghilangkan cobalah untuk memakai fitur degaussing yang ada pada menu kontrol monitor.
- Atau dengan menggunakan magnet yang didekatkan di sudut-sudut monitor supaya warna kembali normal.
e) Printer
- Printer merupakan komponen yang digunakan untuk mencetak keluaran dari proses yang dilakukan komputer baik tulisan, gambar maupun grafik secara langsung dengan menggunakan media kertas ataupun lainnya.
- Ada tiga jenis printer yaitu printer dot matrik, Ink jet dan Laser jet.
Masalah yang sering terjadi pada printer
:
1)
Printer tidak dapat mencetak
Pada saat proses percetakan akan dilakukan, printer dalam
keadaan ON, dan kertas telah terpasang dengan baik tetapi printer
tidak mau bergerak dan proses
percetakan dinyatakan gagal.Untuk mengatasinya prosedur yang
dilakukan Pengetesan printer dengan menggunakan print test page pada driver
printer.
Untuk melakukan
hal tersebut dapat melalui Start>>Setting>>Printers. Kemudian
klik kanan pada printer yang
digunakan lalu pilih Properties
Jika setelah tombol ditekan,
printer bisa mencetak berarti tidak ada masalah pada printer.
Dalam tab General, klik tombol Print Test Page.
- Jika tidak, berarti ada masalah pada printernya atau pada koneksi port printernya.
- Cobalah pada komputer lain, jika proses pencetakan berhasil dilakukan berarti kerusakan bukan pada printernya tetapi pada port printer tersebut.
- Jika proses pencetakan gagal berarti ada masalah pada printernya.
- Untuk mengatasinya coba cek kembali printer mulai dari cartridge sampai koneksi kabel-kabelnya.
2)
Masalah yang kedua adalah printer gagal menarik kertas.
- Ketika mencetak menggunakan printer injek, printer tersebut tiba-tiba mengalami gangguan yaitu tidak bisa menarik kertas sehingga proses pencetakan gagal.
- Permasalahan tersebut sering terjadi pada printer jenis injek.
- Umumnya dikarenakan roda penggerak yang sudah mulai licin karena waktu pemakaian yang sudah cukup lama.
- Bila demikian halnya, lakukan pengamplasan sendiri dengan hati-hati pada bagian roda penariknya.
- Bersihkan juga roda penggerak dari kotoran yang ada . Kemungkinan lain yang bisa terjadi adalah karena tinta yang hampir habis.
- Terkadang bila tempat tinta sudah kosong, maka printer tidak akan dapat mencetak dan jika diberikan perintah pencetakan akan terdengar bunyi beep yang berulang-ulang.
3) Masalah yang ketiga kertas pada printer macet
- Kertas macet pada printer yang biasa disebut dengan paper jam dapat terjadi karena tumpukan kertas yang terlalu tebal pada paper try printer.
- Atau jenis kertas yang mudah menempel satu dengan lainnya. Dan juga bisa disebabkan karena toller pada printer yang sudah aus.
- Untuk mencegah terjadinya paper jam, dapat dilakukan dengan membatasi tebal tumpukan kertas sesuai dengan kapasitas yang didukung oleh printer.
- Sebelum dipasang pada paper try, ada baiknya kertas dikibas-kibaskan terlebih dahulu agar kertas tidak saling menempel.
- Dan hindarkan dari debu dan sering dibersihkan.
- Jika paper jam sudah terjadi pada printer, maka yang harus dilakukan adalah menekan tuas yang tersedia untuk menetralkan roller yang menjepit kertas, kemudian secara perlahan tarik kertas yang menyangkut pada printer.
- Selanjutnya kembalikan tuas tersebut ke posisi semula. Untuk menemukan tuas tersebut lihatlah pada buku manual printer.
4) Masalah yang
keempat adalah hasil pencetakan tidak bagus.
- Masalah lain yang sering muncul adalah hasil pencetakan yang kurang bagus atau terlihat putus-putus.
- Ini disebabkan antara lain karena memang mungkin tinta sudah habis, ataupun cartridge-nya memang kotor.
- Untuk memastikannya, lepas cartridge dengan hati-hati untuk mengecek apakah tinta sudah habis atau belum.
- Setelah itu lakukan pembersihan pada mat head nya dengan menggunakan cairan pembersih tinta.
- Caranya dengan membasahi tisu pembersih dengan cairan pembersih tersebut, dan letakkan mat head catridge pada tisu tersebut.
- Dalam melakukan hal tersebut, dibutuhkan kehati-hatian yang sangat tinggi, karena jika tidak akan bisa berakibat fatal yaitu rusaknya cartridge.
1) Printer tidak dapat mencetak













































0 komentar:
Posting Komentar