merupakan
peralatan yang digunakan untuk membersihkan debu atau kotoran yang tertinggal
dalam periferal
Penyedot debu mini hampir sama dengan kuas yang digunakan
untuk menghilangkan debu. Namun penyedot debu lebih mudah dan lebih bersih.
Kain kering atau tisu
digunakan untuk membersihkan
kotoran cair yang mungkin akibat softdrink, tinta atau air hujan yang
masih segar atau belum mengering.
4. Printer
5. Mouse
Gunakan kuas kecil atau v acuum
cleaner dengan ujung sikat yang kecil dan sempit. Sehingga debu atau kotoran
dapat mudah tersedot
Gunakan kuas kecil atau vacum cleaner dengan ujung sikat
kecil untuk membersihkan debu . Untuk membersihkan monitor dari kotoran cair
yang menempel pada layar, gunakan cairan pembersih kemudian dilap dengan kain
kering. Terutama pada bagian sudut dari layar.
Device manager digunakan untuk
mengetahui keadaan secara menyeluruh. Untuk menampilkannya: klik kanan
pada my computer properties, kemudian pilih tab hardware device manager
Cleaning dan deep cleaning digunakan untuk membersihkan
head dari tinta yang menghambat jarum head printer. Perbedaan cleaning dan deep cleaning adalah dari kadar pembersihannya. Untuk deep cleaning lebih bersih dan lebih maximal dalam membersihkan jarum head printer
Nozzle check digunakan untuk mengecek pola dari head printer, cara ini
digunakan jika pola printer mengalami permasalahan.
Print Head alinggment digunakan
untuk memperbaiki posisi head
- printer
jika mengalami penyimpangan. Jika posisi head tidak dibenahi maka dalam mencetak garis mengalami penyimpangan. Begitu juga untuk hasil cetakan warna ,jika tidak dilakukan pembenahan alignment-nya, kualitas warna akan menjadi jelek
- Customs Setting digunakan untuk
operation mode printer dalam mengatur lama tidaknya waktu tunggu sampai tinta kering.Hal ini dimaksudkan untuk mengatur
kecepatan mencetak untuk tiap lembarnya jika waktu pengeringan tinta di percepat,Namun hal ini akan berakibat
kertas menjadi kotor karena proses pengeringan belum selesai, maka perlu ditambah waktu untuk melakukan pengeringan dengan menggeser slide bar kekanan maka waktu tunggu pengeringan tinta akan semakin lama atau lebih kering.
Perbaikan Periferal
1. Menyiapkan Perbaikan Periferal
Periferal komputer merupakan
peralatan pendukung dari sebuah PC.
Terkadang periferal tersebut tidak
bekerja sebagaimana fungsinya atau rusak, untuk itu perlu dilakukan perbaikan
pada periferal tersebut.
Sebelum melakukan perbaikan, perlu
disusun langkah- langkah persiapan perbaikan sebagai berikut :
- Mempersiapkan alat-alat bantu
yang digunakan untuk perbaikan,
- Mendiagnosa kerusakan-kerusakan
yang terjadi,
- Menemukan bagaimana cara melakukan
perbaikan periferal tersebut,
- Melakukan perbaikan periferal
2. Melakukan Perbaikan Periferal
1) Langkah-langkah melakukan perbaikan periferal :
Untuk melakukan perbaikan
periferal, perlu dilakukan diagnosa awal kerusakan pada periferal tersebut
Kemudian menentukan langkah-langkah perbaikan dengan baik, dan melakukan cek
ulang fungsi periferal tersebut untuk melihat hasil perbaikan tersebut.
a) Keyboard
Ada beberapa kerusakan yang kemungkinan terjadi
pada keyboard
yaitu :
1) Keyboard tidak terdeteksi oleh PC
- Kerusakan yang sering terjadi pada keyboard
adalah tidak dikenalnya keyboard oleh komputer.
Pada saat proses
booting, tiba-tiba komputer macet dan muncul pesan kesalahan “Keyboard error
or no keyboard present”.
Pesan tersebut diartikan bahwa
pada saat proses booting, komputer tidak mendeteksi adanya keyboard.
Jika terjadi hal seperti tersebut
diatas, yang perlu dilakukan adalah :
- Matikan
kembali komputer dan cek apakah kabel keyboard telah tertancap dengan
benar ke portnya di CPU.
- Jika
perlu lepas dan tancapkan kembali kabel keyboard tersebut untuk meyakinkan
bahwa koneksi sudah tepat
- Jika
komputer dihidupkan kembali, dan pesan kesalahan masih muncul, kemungkinan
pertama adalah keyboardnya yang rusak.
- Coba
dengan keyboard yang lain untuk memastikan bahwa keyboardnya yang rusak.
- Jika
dengan mengganti keyboard pesan kesalahan masih tetap muncul, berarti bukan
keyboard yang rusak. Tetapi bisa saja port keyboard di motherbord yang rusak.
2) Masalah kedua terjadi pada tombol keyboard
- Kerusakan lain
yang sering terjadi pada keyboard adalah tombol keyboard sering macet untuk ditekan,
tertekan terus.
- Hal itu mungkin disebabkan oleh debu yang
sudah menumpuk di sela-sela tombol keyboard Untuk mengatasinya, perlu dilakukan
pembersihan pada keyboard. Keyboard dapat dibersihkan dengan menyedot atau
menyemprotnya dengan vacuum cleaner /kuas
- Dan juga dapat dibersihkan dengan
menggunakan kain lap yang dibasahi dengan cairan pembersih atau alkohol. Ingat bahwa proses
pembersihan harus dilakukan pada saat komputer mati dan keyboard dilepas dari
portnya.
b) Mouse
Ada beberapa kerusakan yang
sering terjadi pada mouse yaitu :
- Mouse tidak terdetek si oleh PC
- Masalah yang sering terjadi pada mouse
adalah mouse tidak dikenal oleh komputer. Pada saat proses booting, komputer
memunculkan pesan bahwa windows tidak mendeteksi adanya mouse yang terhubung
dengan komputer.
- Analisa pertama sehubungan dengan pesan tersebut adalah kabel mouse
tidak terhubung dengan baik.
Untuk melakukan perbaikan prosedur yang dilakukan:
Matikan komputer. Cek apakah kabel mouse telah terpasang dengan benar.
Jika perlu lepas dan pasangkan kembali mouse tersebut untuk meyakinkan
koneksinya. Pada saat melepas dan
memasang mouse komputer
dalam keadaan mati agar
tidak terjadi konsleting. Setelah
itu hidupkan kembali komputer. Apabila pesan kesalahan masih muncul, lakukan
analisa selanjutnya.
Analisa kedua adalah kemungkinan rusaknya driver yang
menghubungkan sistem dengan mouse. Untuk
itu perlu melakukan pendeteksian ulang driver secara otomatis dengan
windows melalui device manager.
Langkah
yang dilakukan :
Klik kanan My Computer pada desktop windows Pilih properties>>Hardware>>Device
Manager,Maka akan muncul
kotak dialog seperti di bawah ini.Klik mouse tersebut dengan menggunakan
keyboard dengan bantuan
tombolTab.Hapus drive mouse yang lama dengan menggunakan tombol Remove. Setelah
itu restart ulang komputer. Jika sambungan dan driver mouse sudah benar
tetapi ternyata mouse tidak terdeteksi oleh windows, ada kemungkinan mouse
rusak. Atau kemudian coba dengan
mouse yang lain, apakah terjadi hal yang sama. Apabila masih tetap seperti itu, berarti port
PS/2 nya yang rusak.
- ) Pointer mouse yang sering meloncat-loncat
Pada kondisi ini, kemungkinan yang paling besar disebabkan karena kotornya
komponen bola mouse. Karena banyak
bersentuhan dengan mouse pad yang tidak selalu bersih. Langkah
untuk mengatasinya adalah :
Buka penutup bola mouse di bagian bawah dengan memutarnya 90 derajat,Keluarkan bolanya dan bersihkan dengan air
hangat atau alkohol serta sikat dengan kuas, lalu keringkan. Di bagian dalam mouse dapat diamati adanya
tiga buah roda. Dua lebar dan satu yang
kecil. Kotoran yang menempel pada komponen tersebut perlu dibersihkan. Demikian juga dengan kotoran yang menempel pada gerigi dan bantalan bola.
Lakukan pembersihan dengan hati-hati sehingga tidak merusak komponen-komponen
di dalamnya.
c) Fan
Beberapa masalah yang sering terjadi
- ) Fan pendingin mati
Masalah yang timbul komputer akan
cepat panas, sering hang, reboot
dengan sendirinya dikarenakan fan
pendingan mati.
Langkah – langkah perbaikan adalah:
- Memeriksa fan yang terdapat dalam casing
komputer apakah kabel power sudah terpasang dengan baik.
- Bersihkan kotoran-kotoran yang ada
didalamnya.
- Lepas penutup
poros fan, serta diberi sedikit pelumas supaya gerakan fan tidak ada hambatan.
- Jika sambungan
kabel power sudah benar dan fan sudah bersih dari kotoran tetapi masih tetap
mati, kemungkinan besar fan rusak.
2. ) Bunyi fan yang berisik
Masalah yang lain adalah fan terlalu
berisik. Ketika komputer sedang digunakan, suaranya terdengar sangat berisik
sehingga sering mengganggu konsentrasi terhadap pekerjaan.
Untuk mengetahui dari mana asalnya suara
fan tersebut, langkah yang diambil :
Matikan komputer dan buka casing komputer lalu
hidupkan komputer dalam keadaan casing terbuka. Cek apakah mungkin
ada kabel yang menyangkut pada fan. Jika ada kabel
yang menyangkut pada fan, rapikanlah agar tidak mengenai fan.
d) Monitor
Monitor merupakan komponen output yang
digunakan untuk menampilkan teks atau gambar ke layar sehingga dapat dinikmati oleh pemakai.
Kerusakan yang sering terjadi :
- Pada saat proses booting komputer, tombol power yang
terdapat pada monitor sudah ditekan tetapi monitor tetap gelap dan tidak mau
menyala.
•
Jika masalahnya monitor tidak menyala, maka
prosedur yang dilakukan adalah :
-
Pastikan bahwa tombol power dalam keadaan ON.
-
Jika lampu indikator tidak menyala, lihat kabel
power baik pada monitor maupun yang ke
arah outlet listrik. Pastikan bahwa
pemasangan sudah benar.
-
Apabila tetap tidak menyala, gantilah dengan kabel
power lain.
•
Jika lampu indikator pada monitor hidup dan
berwarna orange atau berkedip-kedip, cek kabel video yang menghubungkan monitor
dengan CPU apakah sudah terpasang dengan baik dan benar. Pastikan sudah
terpasang dengan benar.
•
Apabila dengan pengecekan di atas masalah ini tetap
tidak teratasi berarti ada problem pada sinyal video board adapter CRT.
- Monitor menjadi
gelap saat loading window
- Masalah lain
yang bisa timbul adalah monitor menjadi gelap saat loading windows.
Kemungkinan besar disebabkan karena
setup driver untuk
monitor tidak tepat.
- Yang sering
terjadi adalah karena dalam keadaan ON screen display setting, setting
frekuensi terlalu tinggi.
Untuk mengatasinya :
- Lakukan booting windows dalam keadaan safe mode
dengan cara menekan F8 saat komputer
loading windows.
- Lakukan instalasi ulang driver VGA Card. Setelah
itu pilih jenis monitor yang cocok yang akan menentukan frekuensi maksimal yang
akan ditampilkan oleh windows.
2. Ukuran tampilan
tidak sesuai dengan keinginan.
Masalah lain yang
bisa terjadi pada monitor adalah ukuran tampilan tidak sesuai dengan keinginan.
Terdapat font,
ikon, menu dan semua tampilan pada monitor yang terlalu besar atau malah terlalu
kecil. Hal tersebut
di atas berhubungan dengan resolusi monitor yang
mungkin terlalu tinggi ataupun terlalu rendah sesuai dengan selera
pengguna.Untuk mengubahnya,
bisa melalui display properties.
Caranya adalah :
Hal yg perlu anda
waspadai dan berusaha untuk tidak menyentuhnya ialah kabel dari fly-back yg
menjulur ke arah tabung monitor (baik keadaan monitor off apalagi sedang on),
gambarnya bisa anda lihat di bawah
- Fly-back memiliki 2 buah trimpot (bentuknya seperti
putaran pengatur volume audio) untuk 15”
kebawah, dan 3 buah trimpot untuk 17” keatas. Diantaranya; focus dan screen
(berlaku juga untuk 3 trimpot).
Trimpot dengan
nama focus diadjust (diatur dengan diputar) guna mendapatkan gambar yang jelas,
sedangkan trimpot dengan nama screen diadjust guna mengatur terang-gelap
tampilan pada layar monitor, gambar bisa dilihat di bawah
ketika melakukan
adjust trimpot focus dan screen pada fly-back, monitor harus dalam keadaan on
untuk melihat langsung perubahan gambar.
3. Bercak kebiru-biruan pada sudut monitor.
- Pada salah satu
atau beberapa sudut monitor, muncul bercak tidak berwarna atau warna kebiru-biruan
yang cukup menganggu penampilan.
- Masalah ini sering
disebabkan karena adanya medan magnet
yang dihasilkan dari beberapa piranti elektronik tersebut.
- Untuk
menghilangkan cobalah untuk memakai fitur degaussing yang ada pada menu kontrol
monitor.
- Atau dengan
menggunakan magnet yang didekatkan di sudut-sudut monitor supaya warna kembali
normal.
e) Printer
- Printer merupakan komponen yang digunakan untuk
mencetak keluaran dari proses yang dilakukan komputer baik tulisan, gambar
maupun grafik secara langsung dengan menggunakan media kertas ataupun lainnya.
- Ada tiga jenis
printer yaitu printer dot matrik, Ink jet dan Laser jet.
Masalah yang sering terjadi pada printer
:
1)
Printer tidak dapat mencetak
Pada saat proses percetakan akan dilakukan, printer dalam
keadaan ON, dan kertas telah terpasang dengan baik tetapi printer
tidak mau bergerak dan proses
percetakan dinyatakan gagal.Untuk mengatasinya prosedur yang
dilakukan Pengetesan printer dengan menggunakan print test page pada driver
printer.
Untuk melakukan
hal tersebut dapat melalui Start>>Setting>>Printers. Kemudian
klik kanan pada printer yang
digunakan lalu pilih Properties
Jika setelah tombol ditekan,
printer bisa mencetak berarti tidak ada masalah pada printer.
Dalam tab General, klik tombol Print Test Page.
- Jika tidak,
berarti ada masalah pada printernya atau pada koneksi port printernya.
- Cobalah pada
komputer lain, jika proses pencetakan berhasil dilakukan berarti kerusakan
bukan pada printernya tetapi pada port printer tersebut.
- Jika proses pencetakan gagal berarti ada masalah
pada printernya.
- Untuk mengatasinya
coba cek kembali printer mulai dari cartridge sampai koneksi kabel-kabelnya.
2)
Masalah yang kedua adalah printer gagal menarik kertas.
- Ketika mencetak menggunakan printer injek, printer
tersebut tiba-tiba mengalami gangguan yaitu tidak bisa menarik kertas sehingga
proses pencetakan gagal.
- Permasalahan tersebut sering terjadi pada printer
jenis injek.
- Umumnya dikarenakan roda penggerak yang sudah mulai
licin karena waktu pemakaian yang sudah
cukup lama.
- Bila demikian halnya, lakukan pengamplasan sendiri
dengan hati-hati pada bagian roda penariknya.
- Bersihkan juga
roda penggerak dari kotoran yang ada . Kemungkinan lain yang bisa
terjadi adalah karena tinta yang hampir habis.
- Terkadang bila
tempat tinta sudah kosong, maka printer tidak akan dapat mencetak dan jika
diberikan perintah pencetakan akan
terdengar bunyi beep yang berulang-ulang.
3) Masalah yang ketiga kertas pada printer macet
- Kertas macet pada
printer yang biasa disebut dengan paper
jam dapat terjadi karena tumpukan kertas yang terlalu tebal pada paper try
printer.
- Atau jenis kertas
yang mudah menempel satu dengan lainnya. Dan juga bisa disebabkan karena toller
pada printer yang sudah aus.
- Untuk mencegah
terjadinya paper jam, dapat dilakukan dengan membatasi tebal tumpukan kertas
sesuai dengan kapasitas yang didukung oleh printer.
- Sebelum dipasang
pada paper try, ada baiknya kertas dikibas-kibaskan terlebih dahulu agar
kertas tidak saling menempel.
- Dan hindarkan dari
debu dan sering dibersihkan.
- Jika paper jam
sudah terjadi pada printer, maka yang harus dilakukan adalah menekan tuas yang
tersedia untuk menetralkan roller yang menjepit kertas, kemudian secara
perlahan tarik kertas yang menyangkut pada printer.
- Selanjutnya
kembalikan tuas tersebut ke posisi semula. Untuk menemukan tuas tersebut
lihatlah pada buku manual printer.
4) Masalah yang
keempat adalah hasil pencetakan tidak bagus.
- Masalah lain yang
sering muncul adalah hasil pencetakan yang kurang bagus atau terlihat putus-putus.
- Ini disebabkan
antara lain karena memang mungkin tinta sudah habis, ataupun cartridge-nya
memang kotor.
- Untuk
memastikannya, lepas cartridge dengan
hati-hati untuk mengecek apakah tinta sudah habis atau belum.
- Setelah itu
lakukan pembersihan pada mat head nya dengan menggunakan cairan pembersih
tinta.
- Caranya dengan
membasahi tisu pembersih dengan cairan pembersih tersebut, dan letakkan mat
head catridge pada tisu tersebut.
- Dalam melakukan
hal tersebut, dibutuhkan kehati-hatian yang sangat tinggi, karena jika tidak
akan bisa berakibat fatal yaitu rusaknya cartridge.
Sekian
Semoga Bermanfaat..
1) Printer tidak dapat mencetak